REPRESENTASI NOSTALGIA DALAM BUDAYA DIGITAL: ANALISIS TREN KONTEN POLAROID BERBASIS GEMINI AI
DOI:
https://doi.org/10.52423/jikuho.v11i2.2088Keywords:
Gemini AI, Nostalgia Semu, Polaroid AI, Teori Representasi Stuart Hall , TikTokAbstract
Kemunculan tren visual Polaroid berbasis Gemini AI di platform media sosial TikTok menandai babak baru dalam praktik nostalgia digital, di mana teknologi kecerdasan buatan digunakan untuk menciptakan momen yang secara faktual tidak pernah terjadi namun dirasakan bermakna secara emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana konstruksi tren visual Polaroid berbasis Gemini AI menciptakan nostalgia semu di TikTok, khususnya pada konten yang menampilkan kebersamaan dengan orang terkasih yang telah meninggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan terhadap enam postingan TikTok, wawancara semi-terstruktur dengan dua konten kreator, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis mengacu pada teori Representasi Stuart Hall dengan model encoding-decoding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nostalgia semu tercipta melalui proses konstruksi bertahap: dari kerinduan dan imajinasi pengguna yang diterjemahkan menjadi prompt, divisualisasikan oleh Gemini AI dalam estetika Polaroid vintage, lalu dibagikan di TikTok dan dimaknai secara kolektif oleh audiens. Meskipun momen yang ditampilkan tidak pernah terjadi secara nyata, representasi visual ini terbukti berfungsi sebagai medium terapeutik untuk mengekspresikan kerinduan dan kehilangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai alat kreatif, melainkan juga sebagai media komunikasi emosional yang melampaui batas realitas di ruang digital.
References
Aqilla, B. W., Sari, C. N., Rahma, E. Y., Safawati, A., & Widiandono, D. (2025). Kunjungan Ishowspeed Sebagai Sarana Representasi Budaya Indonesia Dalam Wacana Netizen Internasional. RELASI: Jurnal Penelitian Komunikasi, 05(04).
Aryanto, T. N., Tjahjadi, E., & Pureklolon, T. T. (2026). Studi Literatur: Dampak Media Digital Terhadap Kebudayaan di Indonesia. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 6(1), 11–18. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v6i1.10519
Ayuanda, W., Sidabalok, D., & Perangin-Angin, A. B. (2024). ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Budaya Jawa dalam Film Primbon: Analisis Representasi Stuart Hall. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajaran, 7(02), 440–449. http://ejurnal.budiutomomalang.ac.id/index.php/alfabeta
Bellenger-Morvan, Y. (2024). Introduction: Is Pop Culture trapped in the past? HAL Science.
Dermawan, R. D., & Herdianto. (2024). Meningkatkan Kinerja Output ChatGPT Melalui Teknik Prompt Engineering Yang Dapat Dikustomisasi. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(1), 10646–10664.
Difa, A. B., & Setyawan, A. G. (2024). Representasi Dalam Media Dan Budaya: Perspektif Teori Stuart Hall. Sanak: Jurnal Studi Agama Agama, 2(2).
Ekelund, R. (2022). Fascination, nostalgia, and knowledge desire in digital memory culture: Emotions and mood work in retrospective Facebook groups. Memory Studies, 15(5), 1248–1262. https://doi.org/10.1177/17506980221094517
Frenky, & Subandi, Z. E. (2026). Creative content: Studi Etnografi Virtual pada Postingan Akun Instagram @Teensclub.Pigeonteens Creative Content: A Virtual Ethnography Study of Posts on the Instagram Account @teensclub.pigeonteens. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 10(01). https://online-journal.unja.ac.id/index.php/titian
Kurniawan, D. A., Pratiwi, A. L., Wulandari, T., Salsabila, R. A. , A., & Mulyono, E. (2025). Simulakra Dan Hiperrealitas Dalam Ruang Digital: Peran Influencer Tiktok Terhadap Konstruksi Citra Serta Keputusan Pembelian Produk Kecantikan Pada Generasi Z. 9(2), 2025.
Maulida, A., Wahyudin, U., Gumilar, G., & Setianti, Y. (2025). Konstruksi Makna Desa Wisata Dalam Wacana Komunikasi Masyarakat Lokal: Studi Fenomenologi Di Desa Belangian, Kalimantan Selatan The Construction of Tourism Village Meaning in Local Community Discourse: A Phenomenological Study in Belangian Village, South Kalimantan. 14(2). https://doi.org/10.26499/rnh.v14i2.8369
Pertiwi, M. P., Isnaini, M., & Girsang, L. R. M. (2022). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Komunikasi Pemasaran untuk Meningkatkan Brand Addiction. Journal of Management and Bussines (JOMB), 4(1), 253–266. https://doi.org/10.31539/jomb.v4i1.3609
Qois, A. S., Cania, F., Azzahra, H., Putri, I. R., Aulia, I., & Adriyani, A. (2025). Fenomena AI Polaroid: Alasan di Balik Tren Visual yang Diikuti Remaja. Social Empirical, 2(2), 526–531. https://doi.org/10.24036/scemp.v2i2.399
Sugiyono, Prof. D. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, DAN R&D (M. Dr. Ir. Sutopo. S.Pd, Ed.; Cetakan Ke-5). Alfabeta.
Supriatna, A., Sunarsi, D., & Permatasari, R. I. (2025). Buku Ajar Metode Penelitian Kualitatif. PT Literasi Nusantara Abadi Grup (litnus).
Tandaju, C., & Koli, N. (2024). Tindak Tutur “Bahasa Jaksel” sebagai Komunikasi Kontekstual di Kalangan Generasi Milenial Jakarta. WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 251–264. https://doi.org/10.32509/wacana.v23i2.3908
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Leony Agustine, Destri Sari Gunarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.









