STRATEGI MANAJEMEN ISU DAN KRISIS DALAM ACCIDENTAL CLUSTER: ANALASISI STRATEGI SCCT PUBLIC RELATIONS PT. DEBINDO MITRA TAMA

Authors

  • Viga Viesta Virginia Universitas Airlangga
  • Nurmanida Azizah Nuha Universitas Airlangga
  • Lely Sajidah Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.52423/jikuho.v10i3.1548

Keywords:

Manajemen Isu Krisis, Public Relations, SCCT, Strategi Komunikasi

Abstract

Perusahaan dalam industri event organizer menghadapi tantangan branding pameran saat krisis, yang dapat mengancam reputasi dan kepercayaan publik. Public Relations (PR) berperan penting dalam menangani krisis melalui manajemen isu dan krisis, dengan pendekatan Situational Crisis Communication Theory (SCCT) untuk strategi komunikasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis PT. Debindo Mitra Tama dalam menghadapi isu branding pameran serta mengevaluasi efektivitas strategi SCCT yang diterapkan dalam menjaga reputasi perusahaan dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan komunikasi krisis di industri event organizer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan teknik kategorisasi, serta validitasnya diuji menggunakan member checking dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan menerapkan empat strategi utama dalam SCCT: deny, diminish, rebuild, dan reinforcing strategies. Strategi ini efektif dalam mengendalikan krisis melalui klarifikasi, media relations, dan penguatan citra positif. Namun, pendekatan yang lebih proaktif terhadap keterlibatan pelanggan masih diperlukan untuk pemulihan jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi pada industri PR dengan menegaskan pentingnya strategi komunikasi berbasis media dalam krisis. Secara akademik, penelitian ini memperkaya kajian SCCT dalam industri event organizer dan memberikan wawasan strategis bagi perusahaan dalam menghadapi isu yang berpotensi merusak citra bisnis.

References

Alfattah, M. R. (2024). Manajemen Krisis Bank Syariah Indonesia Dalam Membentuk Citra Positif. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora, 2(2), 13-23.

Aziiz, I. N. (2023). Analisis Manajemen Krisis: Studi Kasus PT. Garuda Indonesia. Researchgate.

Coombs, T., & Schmidt, L. (2000). An Empirical Analysis of Image Restoration: Texaco’s Racism Crisis. Journal of Public Relations Research, 12(2), 163–178. https://doi.org/10.1207/S1532754XJPRR1202_2

Coombs, W. T. (2007). Protecting Organization Reputations During a Crisis: The Development and Application of Situational Crisis Communication Theory. Corporate Reputation Review, 10(3), 163–176. https://doi.org/10.1057/palgrave.crr.1550049

Coombs, W. T. (2010). The Handbook of Crisis Communication. Blackwell Publishing.

Cutlip, S. M., Center, A. H., & Broom, G. M. (2009). Effective Public Relation. Kencana.

Debindo Mitra Tama. (2024). Website Debindo Mitra Tama. https://debindomitratama.com/

Harrison, K. (2008). Strategic Public Relations: A Practical Guide to Success (5th ed.). Century Consulting Group.

Inas, A., Riyanto, S., Dharmawan, L., Khairunisa, A. W., & Awalina, S. P. (2024). Analisis strategi komunikasi krisis Mixue dalam menanggapi isu sertifikasi halal: Studi pada Mixue Bangbarung Bogor. NIVEDANA: Jurnal Komunikasi dan Bahasa, 5(4), 594-603.

Kim, S., Avery, E. J., & Lariscy, R. W. (2011). Reputation Repair at the Expense of Providing Instructing and Adjusting Information Following Crises. International Journal of Strategic Communication, 5(3), 183–199. https://doi.org/10.1080/1553118X.2011.566903

Kotler, P., & Armstrong, G. (2012). Principles of Marketing. Pearson Education.

Kriyantono, R. (2015). Public Relations Issue and Crisis Management. Prenada Media Group.

Kustiawati, K., Setiadarma, A., & Priliantini, A. (2019). Strategi Public Relations dalam Manajemen Isu Keamanan Pangan di Pizza Hut Indonesia. Jurnal Komunika : Jurnal Komunikasi, Media Dan Informatika, 8(1), 53–62. https://doi.org/10.31504/komunika.v8i1.1876

Marda, S. R. (2024). Public Relations Dalam Krisis (Studi Situational Crisis Communication). Brand Communication: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 41–48.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Nasution, I. A. (2019). Peranan Public Relations Dalam Meningkatkan Pelayanan Informasi Hotel Garuda Plaza. Jurnal Warta, 13(3), 138–149. https://doi.org/10.46576/wdw.v0i61.441

Nova, F. (2009). Crisis Public Relations: Bagaimana PR Menangani Krisis Perusahaan. Grasindo.

Oliver, S. (2007). Strategi Public Relations. Erlangga.

Prayudi. (2012). Public Relation Stratejik. Komunikasi UPN Press.

Putri, L. D. (2014). Krisis, Ancaman atau Peluang?. Lontar: Jurnal Komunikasi, 3(1), 25-38. https://doi.org/10.30656/lontar.v3i1.351

Regester, M., & Larkin, J. (2003). Risk Issues and Crisis Management in Public Relations. Crest Publishing House.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Suwandi, Rahmatika, D. N., Indriasih, D., & Sugiartini, P. (2023). Manajemen Krisis Terkini: Strategi Adaptif dalam Menghadapi Bencana dan Tantangan Mendadak. Jurnal Darma Agung, 31(3), 473–482. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v31i3.3490

Usman, Y. (2014). Peran Public Relations dalam Manajemen Isu dan Komunikasi Krisis. AL MUNIR: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(2), 104–131. https://doi.org/10.15548/amj-kpi.v0i0.690

Downloads

Published

2025-07-08

Issue

Section

Articles