STUDI KONTEKSTUAL PEMANFAATAN AI PADA PEMBELAJARAN MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UHO: MANFAAT, GAP, DAN DINAMIKA LOKAL

Authors

  • Lisa Arifuddin Universitas Halu Oleo
  • Trisusilo Raharjo Universitas Halu Oleo
  • Muhammad Ismail Universitas Halu Oleo
  • Eka Kurnia Syawaliyah Subagio Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.52423/jikuho.v11i1.1952

Keywords:

Artificial InteIligence, Dinamika Lokal, Gap, Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Pembelajaran

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi telah meningkat secara signifikan, namun penggunaan AI oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Halu Oleo (UHO) belum terukur secara jelas. Meskipun rata-rata IPK tiga tahun terakhir berada pada kategori sangat baik (3,44–3,47), pemanfaatan AI dalam pembelajaran masih belum optimal dan belum sejalan dengan kebutuhan penguatan kemampuan analitis dan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 15 informan mahasiswa Ilmu Komunikasi UHO yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi penggunaan berbagai tools AI, seperti ChatGPT, Google Gemini, Canva, dan Google Scholar. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dimanfaatkan terutama untuk mempercepat penyelesaian tugas, mencari literatur tambahan, serta memperbaiki struktur penulisan. Informan mengakui jika AI membantu menghemat waktu pengerjaan tugas, meningkatkan kualitas penyusunan teks karya ilmiah, melakukan parafrase, hingga menemukan literatur tambahan. Namun, mayoritas informan juga mengakui adanya penurunan kemampuan berpikir kritis dan meningkatnya ketergantungan pada AI. Temuan ini mengungkap adanya kesenjangan antara manfaat AI dalam efisiensi belajar dan lemahnya perkembangan kemampuan analitis mahasiswa. Gap lokal di UHO menunjukkan perlunya literasi AI yang lebih terarah, penguatan kebijakan akademik, serta peningkatan kemampuan evaluatif mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

References

Bruner, J. S. (1996). The culture of education. Harvard University Press.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage.

Dolba, S. Q., Frederick, A. I., & Jayrome, L. N. (2025). Evaluating the impact of AI-generated outputs on student assessment: Educator’s perspective. International Journal of Artificial Intelligence Research, 9(1), 4–6.

Gleneagles, D. B., Larasyifa, F., & Fawaiz, R. (2024). Peran teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efisiensi proses belajar dan pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 2(5), 107–116.

Gustina, P., Fitriyani, A. R., & Ramadhani, D. R. (2024). Analisis sikap mahasiswa terhadap kecerdasan buatan. Prosiding Seminar Nasional Manajemen, 4(1), 975–981.

Hamalik, O. (2010). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Jafar, M., Irfan, M. A., & Iqbal, M. A. (2024). Artificial intelligence dalam pendidikan dan penelitian: Tantangan dan solusi menghadapinya. Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi Indonesia, 1, 1–9.

Kaplan, A. (2022). Artificial intelligence, business, and civilization. Routledge.

Kusumadewi, S. (2003). Artificial intelligence: Teknik dan aplikasinya. Karya Ilmu.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Moleong, J. L. (2007). Metodologi penelitian kualitatif (Rev. ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Molenaar, I. (2022). Towards hybrid human–AI learning technologies. European Journal of Education, 57(4), 632–645.

Mueller, J. P., & Massaron, L. (2018). Artificial intelligence for dummies. Wiley.

Mustafa, F. A. D. (2024). Penggunaan artificial intelligence dalam pembelajaran: Transformasi otoritas pengetahuan. Journal of Contemporary Islamic Education, 4(1), 125–136.

Nawi, N. C., Al Mamun, A., Nasir, N. A. M., & Muniady, R. (2019). Factors affecting the adoption of social media as a business platform: A study among student entrepreneurs in Malaysia. Vision, 23, 1–11.

Nurmila, D. Z., et al. (2024). Implementasi artificial intelligence dalam pembelajaran mahasiswa pendidikan teknik bangunan. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(2), 238–246.

Pontjowulan, H. I. A. (2023). Implementasi ChatGPT dalam pembelajaran di era digital. Educationist: Journal of Educational and Cultural Studies, 2(2), 1–8.

Santoso, J. T. (2023). Kecerdasan buatan. Yayasan Prima Agus Teknik.

Sihaloho, S. (2023). Penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam dunia pendidikan di Indonesia: Tinjauan literatur. Jurnal Pendidikan dan Kependidikan, 9(1).

Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sudjana. (2003). Teknik analisis regresi dan korelasi bagi penelitian. Tarsito.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.

Taulli, T. (2019). Artificial intelligence basics: A non-technical introduction. Apress.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Wahab, G., & Rosnawati. (2021). Teori-teori belajar dan pembelajaran. Penerbit Adab.

Widodo, Y. B. (2024). Kecerdasan buatan dalam pendidikan: Meningkatkan pembelajaran personalisasi. Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer, 10(2), 602–615.

Yumna, H. S. Y., et al. (2024). Implementasi penggunaan AI dalam proses pembelajaran mahasiswa teknologi pendidikan angkatan 2023. Jurnal Pendidikan Transformatif, 3(2), 50–55.

Downloads

Published

2026-01-31