STANDAR KECANTIKAN DALAM REPRESENTASI PEREMPUAN: ANALISIS SEMIOTIKA IKLAN BODYCARE @JEJUBYOFFICIAL DI TIKTOK

Authors

  • Ellyna Graciella Jufianto Universitas Padjadjaran
  • Desmaya Anggitha Rajagukguk Universitas Padjadjaran
  • Nurifah Nurifah Universitas Padjadjaran
  • Mutiara Ariani Ramadhani Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.52423/jikuho.v11i2.2038

Keywords:

Iklan digital, Kekerasan simbolik, Kecantikan perempuan, Semiotika Barthes, TikTok

Abstract

Penelitian ini menganalisis standar kecantikan dalam representasi perempuan dalam iklan bodycare @JejubyOfficial di TikTok dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap bagaimana tanda denotatif, konotatif, dan mitos bekerja dalam membentuk standar kecantikan berbasis warna kulit. Analisis data dilakukan tiga pemaknaan, kemudian dikaitkan dengan perspektif kritis Pierre Bourdieu. Melalui metode kualitatif deskriptif terhadap empat konten iklan yang dipilih secara purposive, penelitian ini menemukan bahwa visualisasi before–after, penggunaan istilah whitening dan bleaching, serta fokus pada kulit putih sebagai “hasil ideal” merepresentasikan warna kulit cerah sebagai simbol kecantikan, kebersihan, dan nilai diri perempuan. Temuan menunjukkan bahwa pada tingkat mitos, iklan menormalkan ideologi kecantikan hegemonik yang memosisikan kulit putih sebagai standar alami dan diinginkan, sehingga beroperasi sebagai bentuk dalam kajian semiotik sebagai kekerasan simbolik yang bekerja halus mendorong perempuan menyesuaikan diri dengan standar tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklan Jejuby sebagai satu kasus produk budaya industri kecantikan tidak hanya mempromosikan produk pemutih kulit, tetapi turut mereproduksi dan menguatkan konstruksi sosial mengenai tubuh perempuan di media digital. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pelaku industri kecantikan khususnya skincare, dan pembuat konten digital untuk membangun strategi komunikasi pemasaran yang lebih inklusif.

References

Barthes, R. (1972). Mythologies. Hill and Wang.

Barthes, R. (1977). Image—Music—Text. Fontana Press.

Bourdieu, P. (1990). La domination masculine. Actes de la recherche en sciences sociales, 84(4), 2–31. https://doi.org/10.3917/arss.p1990.84n1.0002

Fithria, K. N., & Sarwono, B. K. (2025). Decoding Inclusive Beauty: Audience Reception to Beauty Standards and Disability in Digital Media Advertisements. CHANNEL: Jurnal Komunikasi, 13(1), 40–48. https://doi.org/10.12928/channel.v13i1.1080

Fitriana, F., Soedjono, S., & Kusrini, K. (2021). Representasi ‘Kekerasan Simbolik’ Dalam Foto Iklan: Studi Kasus Foto Iklan Cetak Produk Kecantikan Perempuan Dalam Majalah Femina Tahun 2000. Specta, 5(2), 83–98. https://doi.org/10.24821/specta.v5i2.6122

Gill, R. (2008). Empowerment/Sexism: Figuring Female Sexual Agency in Contemporary Advertising. Feminism & Psychology - FEM PSYCHOL, 18, 35–60. https://doi.org/10.1177/0959353507084950

Hearn, A., & Schoenhoff, S. (2015). From Celebrity to Influencer: Tracing the Diffusion of Celebrity Value across the Data Stream (hlm. 194–212). https://doi.org/10.1002/9781118475089.ch11

Kiarie, C., & Jones, N.-J. (2023). Framings of colourism among Kenyan Twitter users. The African Journal of Information and Communication (AJIC), (32), 1–19. (Kenya). https://doi.org/10.23962/ajic.i32.16429

Kurniawan, Y., Putra, Y. A., & Fadilah, E. (2024). Representation Of Indonesian’s Beauty Concept In “Citra” Hand & Body Lotion Advertisement Using Roland Barthes’ Semiotics Approach. ELite Journal : International Journal of Education, Language and Literature, 4(2), 61–70. https://doi.org/10.26740/elitejournal.v4n2.p61-70

Listiani, E., Kurniawan, M. H., & Sudana, D. (2023). A semiotic study on lipstick L’oreal Paris product poster advertisement. LITERA, 22(1), 54–65. https://doi.org/10.21831/ltr.v22i1.51715

Muljadi, H., Angjaya, S., & Deborah, J. (2024). Beauty Standards As Symbolic Violence Against Women In Imperfect: Karier, Cinta, & Timbangan (2019). Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 14(3). https://doi.org/10.17510/paradigma.v14i3.1520

Rachmawati, I., Rosyid, D. F., Parman, S., Solihah, Y. A., & Putra, G. M. (2024). Penerapan Artificial Intelligence pada Media Desain Grafis Menggunakan Analisis Interpretasi Edmund Feldman. Jurnal Digit: Digital of Information Technology, 14(1), 66–78.

Satria, G. D., & Junaedi, F. (2022). Representasi Kecantikan Perempuan Dalam Iklan Garnier Sakura White Dan Wardah White Secret. Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi, 14(1), 93–119. https://doi.org/10.23917/komuniti.v14i1.17753

Suhaimi, N. I., & Rahman, N. A. A. (2023). The Impact of Colourism in Social Media Advertising on Young Consumers’ Attitude and Behaviour in Malaysia. Jurnal Pengajian Media Malaysia, 25(1), 49–66. https://doi.org/10.22452/jpmm.vol25no1.5

Syauqi, Z. A., Alwi, A. A. H., Maheswari, A., Risqiyanti, A., Widianto, F., Pasha, C. D., Ramadani, S. F., & Ramadhani, A. N. (2025). Representasi Perempuan Indonesia dalam Iklan Produk Perawatan Rambut di Youtube: Analisis Isi Kuantitatif | Jurnal Ilmu Sosial Humanio

Downloads

Published

2026-04-29