ANALISIS SEMIOTIK MASKOT SI KENMI PADA PILWALI KENDARI 2024

Authors

  • Muh. Nato Alhaq Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Riston G Ahmad Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Sriwidiah Rosalina Bst Universitas Muhammadiyah Kendari
  • La Ode Muh. Abdi Universitas Muhammadiyah Kendari

DOI:

https://doi.org/10.52423/jikuho.v10i4.1937

Keywords:

Demokrasi Visual, Identitas Lokal, Komunikasi Visual, Maskot Pemilu, Partisipasi Pemilih

Abstract

Pemilihan Walikota Kendari 2024 menghadirkan maskot “Si KenMi” sebagai media komunikasi visual untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi simbolik maskot dan pengaruhnya terhadap keterlibatan publik. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan analisis semiotik visual (Peirce, Barthes, Eco, Kress & van Leeuwen) dan survei deskriptif terhadap 120 anggota KPPS menggunakan kuesioner Likert. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan survei, lalu dianalisis secara tematik dan deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa Si KenMi berhasil mengintegrasikan ikon budaya lokal (Tugu Religi dan motif Tolaki) dengan simbol elektoral (paku, tinta, ajakan memilih). Mayoritas responden menilai pesan maskot cukup jelas (57%) dan pengaruh emosional terhadap partisipasi tergolong tinggi (57,7% cukup terpengaruh; 29,5% sangat terpengaruh), meskipun keterpaparannya masih terbatas (65% responden pernah melihat maskot). Temuan ini menunjukkan bahwa maskot politik dapat berfungsi sebagai instrumen demokrasi visual dan simbol budaya lokal, namun efektivitasnya sangat bergantung pada strategi distribusi media dan keterlibatan publik yang lebih luas.

References

Alhaq, M. N., & Amirudin. (2025). Maskot Pilkada Sultra : Instrumen Demokrasi, Filosofi & Partisipasi Pemilih (1st ed., Vol. 1). Kendari: AA_DZ Grafika.

Amirudin, Hajaruddin, Rahmatia, Wike, & Muh. Nato Alhaq. (2025). Tipologi Partisipasi Pemilih Prov Sultra 2024. UMKPress.

Fryberg, S. A., Eason, A. E., Brady, L. M., Jessop, N., & Lopez, J. J. (2021). Unpacking the Mascot Debate: Native American Identification Predicts Opposition to Native Mascots. Social Psychological and Personality Science, 12(1), 3–13. https://doi.org/10.1177/1948550619898556

Hasbullah, Hendra Santosa, & I Wayan Swandi. (2020). Makna Desain Karakter “Si Meton” Pada Maskot Pilkada NTB Tahun 2018. Andharupa Vol. 06 No. 02 Agustus 2020. Retrieved from http://publikasi.dinus.ac.id/index.php/andharupa

JDIH KPU KPU Republik Indonesia. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024 (2024). Indonesia: https://jdih.kpu.go.id/data/data_pkpu/2024pkpu002.pdf.

Knight, P., Freeman, I., Stuart, S., Griggs, G., & O’Reilly, N. (2014). Semiotic representations of Olympic mascots revisited: Virtual mascots of the games 2006-2012. International Journal of Event and Festival Management, 5(1), 74–92. https://doi.org/10.1108/IJEFM-03-2012-0010

Kress Gunther, & van Leeuwen Theo. (2006). Reading Images The Grammar of Visual Design (second). Taylor & Francis e-Library.

mcnewsultra.id, & M4-M3/red. (2024, December). https://mcnewsultra.id/partisipasi-pemilih-di-pilkada-menurun-ketua-kpu-kendari-sebut-fenomena-nasional/. Mcnewsultra.Id.

Roland Barthes - Elements of Semiology (1968, 1st Edition).

Umberto Eco. (1976). A Theory of Semiotics. Milan: Arrangement with Bompiani.

Wattanacharoensil, W., Kantamara, S., & Muangasame, K. (2020). An investigation of the Kumamon and Sukjai mascots on destination branding. Journal of Place Management and Development, 14(2), 201–221. https://doi.org/10.1108/JPMD-11-2019-0095

Downloads

Published

10/24/2025